Roket Bulan Artemis 2 Ditetapkan untuk Peluncuran Launchpad pada 19 Maret

8

NASA sedang bersiap untuk memindahkan roket Space Launch System (SLS) untuk misi Artemis 2 ke Launch Complex-39B di Kennedy Space Center di Florida pada 19 Maret. Peluncuran, yang diperkirakan memakan waktu hingga 12 jam, akan dimulai sekitar jam 8 malam. EDT. Hal ini terjadi menyusul penundaan singkat yang disebabkan oleh kebutuhan untuk mengganti rangkaian listrik untuk sistem terminasi penerbangan, namun tidak mempengaruhi jadwal peluncuran yang direncanakan pada 1-6 April.

Ikhtisar Misi: Penerbangan Kru ke Bulan yang Pertama dalam Beberapa Dekade

Artemis 2 adalah misi penting: penerbangan berawak pertama dalam program Artemis NASA, dan pertama kalinya manusia melakukan perjalanan ke luar angkasa bulan dalam lebih dari setengah abad. Misi sepuluh hari tersebut akan membawa astronot Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, dan astronot Kanada Jeremy Hansen mengelilingi bulan.

Misi ini sangat penting sebagai batu loncatan menuju tujuan yang lebih ambisius: misi ini akan menguji sistem pendukung kehidupan di luar angkasa dan mempersiapkan pendaratan di bulan di masa depan. NASA bertujuan untuk membangun kehadiran manusia dalam jangka panjang di bulan, serupa dengan operasi berkelanjutan Stasiun Luar Angkasa Internasional.

Mengapa Penundaan Itu Penting: Pengujian dan Keandalan

Roket tersebut awalnya diluncurkan ke landasan peluncuran pada bulan Januari tetapi dikembalikan ke Gedung Perakitan Kendaraan (VAB) setelah masalah terdeteksi selama uji pengisian bahan bakar. Penundaan saat ini, meskipun kecil, menyoroti proses pengujian ketat yang diperlukan untuk penerbangan luar angkasa berawak. Memastikan keandalan mutlak adalah hal yang terpenting, terutama mengingat jarak dari Bumi dan kompleksitas misi ke bulan.

Peta Jalan Program Artemis: Dari Pendaratan hingga Keberlanjutan

Visi jangka panjang NASA lebih dari sekadar kembali ke bulan. Badan tersebut berencana memanfaatkan misi Artemis untuk mengembangkan teknologi untuk operasi bulan yang berkelanjutan.

  • Artemis 3, yang sekarang ditargetkan untuk diluncurkan ke orbit rendah Bumi (LEO) pada tahun 2027, akan berlatih manuver pertemuan dengan Starship SpaceX atau pendarat Blue Moon milik Blue Origin.
  • Artemis 4 tetap menjadi misi utama pendaratan berawak pertama di bulan, yang masih dijadwalkan pada tahun 2028.
  • Pendaratan di bulan kedua untuk sementara direncanakan untuk Artemis 5 pada tahun 2028, sambil menunggu keberhasilan pelaksanaan misi.

Misi-misi ini sangat penting untuk membangun kerangka kerja yang mencerminkan model ISS: rotasi awak reguler, pengiriman kargo, dan penelitian ilmiah yang dilakukan secara berkelanjutan.

Crawler-Transporter: Perjalanan Lambat tapi Mantap

Roket SLS akan menempuh jarak empat mil ke landasan peluncuran di atas crawler-transporter NASA, bergerak dengan kecepatan 1 mph (1,6 kpj). Perjalanan yang lambat namun disengaja ini menggarisbawahi skala dan kompleksitas SLS, yang tingginya 322 kaki (98 meter).

Keberhasilan Artemis 2 sangat penting bagi ambisi NASA, dan peluncuran mendatang menandai langkah penting menuju era eksplorasi bulan berikutnya.