Bulan Salju di bulan Februari Mempesona Pengamat Langit di Seluruh Dunia

11

Bulan purnama di bulan Februari, yang sering disebut “Bulan Salju”, baru-baru ini memikat para pengamat di seluruh dunia dengan tampilannya yang cerah. Terbit pada tanggal 1 Februari, tontonan bulan muncul berlawanan dengan matahari di langit bumi, diterangi sepenuhnya dan terlihat di bawah bintang-bintang Leo.

Waktunya bertepatan dengan terjadinya badai musim dingin yang parah di beberapa bagian AS—latar belakang yang cocok dengan nama tradisional bulan tersebut. Itu juga menyinari roket Artemis 2 milik NASA, yang saat ini ditempatkan di Kennedy Space Center di Florida.

Sorotan Visual dari Seluruh Dunia

Foto-foto menakjubkan menangkap keindahan Bulan Salju di berbagai lokasi. Michael Heiman memotret bulan di atas Pegunungan Alpen Italia sebelum matahari terbenam, sementara Mattia Ozbot memotret bulan terbit di atas bukit bersalju di Cortina D’Ampezzo, Italia.

Di California, Tayfun Coskun mendokumentasikan siluet pesawat penumpang di balik cahaya bulan yang kabur, dan Greg Gage mengambil gambar detail Pegunungan Little Florida di New Mexico. Bidikan Martin Bernetti dari Panama City memperlihatkan bulan terbit menembus awan, bahkan menerangi cakrawala dengan cahayanya.

Menambah perspektif unik, Miguel J. Rodriguez Carrillo memotret Bulan Salju di atas roket Space Launch System (SLS) Artemis 2 milik NASA. Lorenzo Di Cola memotret bulan yang terbit di atas Gereja Santa Maria della Salute di Venesia, di mana hamburan atmosfer memberinya warna kekuningan. Pemandangan dramatis dari Albania (Vlasov Sulaj) dan Kanada (Mert Alper Dervis) melengkapi pameran global tersebut.

Yang Terjadi Selanjutnya: Bulan Cacing dan Gerhana Bulan Darah

Bulan purnama berikutnya, “Worm Moon”, akan terjadi pada tanggal 3 Maret pukul 6:38 pagi EST. Fase bulan ini akan disertai dengan gerhana bulan total, sehingga menghasilkan “Bulan Darah” yang mencolok karena bayangan Bumi membiaskan sinar matahari ke permukaan bulan, sehingga mengubahnya menjadi merah tua. Fenomena ini diperkirakan akan terlihat di seluruh dunia, dan para peminat didorong untuk bersiap melakukan observasi.

Kemunculan Bulan Salju baru-baru ini berfungsi sebagai pengingat akan keajaiban alam yang terus menginspirasi dan membuat kagum, sementara gerhana yang akan datang menjanjikan peristiwa langit spektakuler lainnya yang dapat dinikmati oleh para pengamat langit.